Tuesday, 2 August 2022

Berlima Entrepreneur Dukung Kebaya Goes to Unesco

 

Berlima Entrepreneur Dukung Kebaya Goes To Unesco
Berlima Entrepreneur Dukung Kebaya Goes To Unesco

Berkebaya merupakan jati diri bangsa, resto plataran darmawangsa merupakan tempat berkumpulnya Berlima Entrepreneur untuk mendukung Kebaya Goes to Unesco. Siapa saja boleh mendukung kebaya goes to Unesco, begitu juga dengan Berlima entrepreur yang terdiri dari Martha Simanjuntak, Fitri Wigati Mumpuni, Yulie Anita Bangun, Rukia Wael dan Yulia Warman. 


Inilah penuturan mereka tentang arti kebaya 


Martha Simanjuntak
Martha Simanjuntak

Martha Simanjuntak merupakan founder IWITA (Indonesia Women IT Awareness), sebagai pemilik brand Chathaulos dan founder dari Berlima Entrepreneur. Menurut pandangan-nya bahwa Kebaya itu digunakan untuk kaum perempuan dengan modivikasi bermacam-macam kain, kebaya adalah jati diri bangsa yang harus kita lestarikan, kebaya yang digunakan saat ini merupakan bahan beludru dengan kain jawa. Disamping itu juga sebagai bangsa Indonesia kita harus dukung baju daerah bangsa Indonesia seperti modivikasi kebaya dengan kain ulos atau kebaya dengan kain songket. Untuk itu Berlima Entrepeneur mendukung gerakan Kebaya Goes to Unesco. 


Fitri Wigati Mumpuni
Fitri Wigati Mumpuni

Fitri Wigati Mumpuni digelaran kebaya goes to Unesco menggunakan konsep kebaya modern dengan kain tenun dari Kalimantan. Menurut pandangan-nya bahwa Kebaya adalah ciri khas Indonesia, karena itu di acara Kebaya goes to Unesco, Fitri akan menampilkan kebaya dengan kain jawa yang lebih fleksibel dan effisien dalam mewujudkan ciri khas kain tradisional Indonesia kepada Negara ASEAN. 


Rukia Wael
Rukia Wael

Rukia Wael, meng-artikan kebaya itu merupakan budaya Indonesia dan tentunya sebagai perempuan Indonesia harus bisa membudayakan pakaian tradisional, apalagi saya sebagai designer tentunya saya akan membuat inovasi kebaya modern. Kali ini kebaya yang saya gunakan adalah kebaya Bali, karena kebaya bali itu sangat simple dengan warna kuning, size kecil jadi terlihat lebih ramping, indah dan elegan. Dengan adanya Kebaya goes to Unesco saya sangat mendukung budaya Indonesia biar budaya kebaya Indonesia dikenal oleh negara lain, bahkan anak cucu kita bisa mengenalnya. Sebenarnya kebaya goes to Unesco ini akan ditampilkan ketika HUT kota Jakarta sebagai Celebration Jakarta, namun Berlima Entrepreneur baru mengadakan di akhir bulan Juli ini. Semoga dengan adanya Kebaya goes to Unesco, Berlima Entrepreneur akan membuat gebrakan baru sebagai Inspiring Women yang tidak melupakan budaya Indonesia. 


Julia Warman
Yulia Warman

Yulia Warman, arti kebaya buat saya adalah pakaian tradisional khas Indonesia yang sangat terkenal dengan kainnya, kali ini saya menggunakan design sendiri yaitu kebaya Jogja dengan bahan brukat modern lengan pendek supaya lebih santai. Saat ini semakin berkembangnya dunia fashion, kebaya juga dapat mengikuti trend fashion sehingga tidak hanya digunakan oleh orang tua ataupun hanya digunakan pada acara formal saja seperti acara pernikahan. Berlima Entrepreneur sangat mendukung kebaya goes to Unesco.  

 

Yulia Anita Bangun
Yulia Anita Bangun


Yulia Anita Bangun, arti kebaya buat saya adalah warisan leluhur nenek moyang sebagai budaya Indonesia yang harus dilestarikan, dan saya sangat mendukung gerakan kebaya goes to unesco serta menjungjung tinggi nilai budaya Indonesia yang sangat mahal harganya, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan dan mendukung busana budaya Indonesia   

 

Bernadheta
Bernadheta

Selain Berlima Entrepreneur hadir pula Bernadheta, dia adalah seorang  Beauty Enthusiast and Reloved Fashion Specialist, arti kebaya buat saya dalem banget, karena saya sendiri orang Jogja asli, dimana saya dari kecil sudah diajarkan banyak mengenal tentang kebaya. Dulu, saya pernah dapat kesempatan untuk menjadi “Diajeng Jogja” tahun 2000 dimana dalam kegiatan tersebut selama 14 hari kami diajarkan untuk mengenal budaya, bermacam-macam kain dan aneka kebaya, salah satunya kebaya lukis bali. Kali ini saya menggunakan Kebaya Bali, karena saya sangat terkesan dari kearifan orang bali, dimana mereka menggunakan pakaian kebaya setiap hari. Harapan saya untuk mendukung Kebaya goes to unesco semoga Berlima Entrepreneur bisa menampilkan kebaya sebagai baju tradisonal Indonesia mulai dari Kebaya Batak, Kebaya Bali, Kebaya Jogja dll, karena setiap daerah mempunyak kebaya tersendiri dengan keaneragaman budaya Indonesia.

 

Berlima Entrepreneur & AHY
Berlima Entrepreneur & Agus Harimurti Yudhoyono

Yuk … moms dukung gerakan Kebaya Goes To Unesco, karena Berkebaya merupakan jati diri dan sebagai identitas bangsa Indonesia

 

Salam Blogger

 

Sumiyati Sapriasih

Wa No.085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com