Saturday 25 September 2021

Hadir Kembali Program Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt

 

Hadir Kembali Program Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt
Hadir Kembali Program Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt

Wow … wow … wow … kabar gembira nih … Smartfren kembali menghadirkan program Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga dengan total hadiah miliaran rupiah. Dimana pada periode kedua kami beruntung dapat hadiah berupa voucher data 30 GB sebagai pelanggan aktif. Nah … bagi pelanggan setia smartfren jangan lupa ikutan program wow treasure hunt ya … karena program ini merupakan wujud nyata dari misi smartfren dan apresiasi untuk seluruh pelanggan yang selalu menjadikan layanan internet Smartfren sebagai teman buka peluang baru

Sebagai Deputi CEO Smartfren, Bapak Djoko Tata Ibrahim mengucapkan “Selamat kepada para pemenang yang telah memenangkan hadiah dari Smartfren Rejeki WOW treasure hunt pada periode sebelum-nya. Pemenang Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Pertama dan Kedua adalah Ahmad Sugiyanto, pemenang mobil yang tinggal di Malang, Mursidi, pemenang laptop yang tinggal di Boyolali, Yusrizal, pemenang smartphone yang tinggal di Pekanbaru, Suwito, pemenang motor yang tinggal di Serang, dan Sri Reski Amalia, pemenang logam mulia yang tinggal di Pangkajene, Sulawesi Selatan.

Berbagi cerita 

Pada program Rejeki WOW periode kedua kami beruntung mendapat hadiah voucher data 30 GB sebagai pelanggan aktif. Karena kami mulai aktif menggunakan smartfren bulan Februari 2021. Setelah jadi pelanggan setia smartfren, yang kami rasakan adalah ga pake ribet dalam pengisian ulang, tinggal sms ketik isi 16 digit kode voucher lalu kirim ke 999 atau bisa hubungi langsung 999 lalu ikuti panduan suara, beres deh … Selain itu penggunaan internet super lancar, walaupun digunakan webinar virtual berkali kali kuota masih aman dan tidak terkendala ketika webinar berlangsung.   

Smartfren Internetan ga ada habisnya
Smartfren internetan ga ada habisnya

Tata Cara ikutan Smartfren Rejeki WOW :

1. Install atau update aplikasi MySmartfren. Bagi pelanggan yang baru pertama kali install aplikasi MySmartfren akan mendapat bonus kuota 5 GB, wow … keren !!!

2. Setelah meng-install cukup buka aplikasinya, dan mulailah perjalanan berburu harta di gurun pasir.

3. Setiap kali melakukan pengisian pulsa atau membeli paket internet, pelanggan akan melaju lebih dekat ke Oasis tempat harta tersembunyi. Nilai pengisian pulsa atau pembelian paket tersebut berlaku akumulasi.

4. Setiap kali telah mencapai total Rp100.000 dan kelipatannya di Oasis, maka pelanggan bisa membuka peti harta karun yang berisi berbagai hadiah seperti smartpoin, pulsa, kuota YouTube, smartphone, tablet, TV, laptop, atau logam mulia.

5. Jika berhasil mencapai ketiga Oasis, pelanggan mendapatkan kesempatan memenangkan Grand Prize berupa city car (Honda Brio), SUV (Honda BRV), tabungan ratusan juta rupiah, logam mulia, atau sepeda.

6. Semakin banyak transaksi semakin besar hadiahnya.

 

Program Rejeki WOW periode 3 ini, ada program Ajak Teman (Referral Program), Daily Login, ada pula fitur dan benefit baru dengan hadiah-hadiah menarik yang bisa diikuti dan didapatkan pelanggan. Seperti Veteran Booster yaitu booster tambahan yang dapat mempercepat pelanggan sampai ke oasis. Makin banyak transaksi, makin besar hadiahnya, Senua Pasti Menang

 

Program Rejeki WOW 3 Treasure Hunt
Program Rejeko WOW 3 Treasurt Hunt

Booster ini hanya didapatkan khusus pelanggan yang sudah mengikuti Rejeki WOW periode sebelumnya. Aktivitas atau fitur Mission Challenge dengan hadiah smartpoin, bonus pulsa dan emas, bisa didapatkan pelanggan dengan menyelesaikan semua tantangan. Program Smartfren Rejeki WOW 3 Treasure Hunt ini, pelanggan bisa ikut saling berbagi rejeki lewat fitur Donasi dengan menyumbangkan Smartpoin yang mereka miliki dalam program Donasi dari Smartfren dengan Yayasan Benih Baik.


Keberhasilan Smartfren dari Tahun ke Tahun

💜Pada tahun 2015, Smartfren berinovasi dengan meluncurkan layanan 4G LTE Advanced komersial pertama di Indonesia

💜Pada Tahun 2016, Smartfren kembali mencetak sejarah sebagai perusahaan telekomunikasi pertama di Indonesia yang menyediakan layanan Voice Over LTE (VoLTE) secara komersial

💜Pada tahun 2017, Smartfren mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan operator telekomunikasi terdepan dalam menghadirkan layanan telekomunikasi berbasis 4G dan menjadikan Smartfren sebagai satu-satunya operator yang beroperasi di jaringan 4G sepenuhnya

💜 Pada Tahun 2019 Smartfren Rejeki WOW telah mendapatkan respon yang luar biasa dari para pelanggan setia, dan telah berhasil membantu pelanggan untuk mewujudkan impiannya dengan memiliki rumah, kendaraan, hingga tabungan dan gadget terbaru.

💜Pada Tahun 2020, Smartfren juga menyelenggarakan berbagai program dengan spirit yang sama, yaitu cashback up to 100% bagi pelanngan terpilih, dengan mengisi ulang pulsa atau membeli paket di semua channel pembelian 

 

Untuk Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga ini, berlangsung pada 21 September 2021 – 14 Januari 2022. Informasi selengkapnya mengenai program Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga serta program-program Smartfren lain bisa didapatkan informasinya di www.smartfren.com dan Instagram @smartfrenworld.

 

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. 08579065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

  

Friday 17 September 2021

Efektivitas Vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia

 

Efektivitas Vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia
Efektivitas Vaksin Covid-19

Sudah dua tahun lamanya virus Covid-19 masih bertahan di Indonesia, akibatnya banyak yang mengalami kematian. Sejauh ini pemerintah sudah berusaha untuk mengatasi-nya dengan cara vaksinasi yaitu pemberian vaksin untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila terpapar virus corona tubuh yang sudah di vaksin hanya mengalami sakit ringan, atau pencegahan itu lebih baik dari pada pengobatan. 

Ada 9 jenis vaksin dengan izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yaitu :

1. vaksin Sinovac yang dikembangkan oleh sinovac research and development co ltd. vaksin sinovac ini telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM pada tgl 11 januari 2021. BPOM juga mengadakan uji klinis di bandung 

2. vaksin Bio Farma diproduksi bio farma dan mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM sejak 16 februari 2021

3. vaksin AstraZeneca merupakan jenis vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneva dan university Oxford di Inggris. Efektivitas vaksin ini 62,1% dan mendapatkan penggunaan darurat dari BPOM tgl 22 februari 2021

4. vaksin Moderna, jenis vaksin ini ditujukan untuk lansia dan orang menderita komorbid. Efektivitas vaksin ini 94% untuk kelompok lansia dengan rentan usia 18-65 tahun. Vaksin ini telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM tgl2 Juli 2021

5. vaksin Pfizer merupan buatan pfizer Inc dan BioTech. Efektivitas virus ini 100% untuk usia 12-15 tahun, sedangkan usia lebih dati 15 tahun ke atas efektifitas-nya 95,5%

6. vaksin Sinopharm, telah dilakukan uji klinis di Uni Emirates Arab dengan tingkat efektivitas 78% untuk membunuh virus, dan telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM pada tgl 29 april 2021

7. vaksin Sputnik V telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM sejak tgl 24 agustus 2021 dengan memiliki efektivitas 91,6 % 

8. vaksin Jannsen, produksi Pharmaceutical companies dengan izin penggunaan darurat dari BPOM tgl7 September 2021 dengan tingkat efektivitas 67,2%

9. vaksin Convidecia mempunyai efektifitas 65,3 % dan telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM tgl 7 September 2021

Dengan adanya program dari Pemerintah sejauh ini sudah 118 juta dosis yang disuntikan kepada masyarkat antara lain :

·        Dosis satu sebanyak 75 juta

·        Dosis dua sebanyak 42,9 juta

·        Dosis tiga sebanyak 829 ribu      

Diharapkan angka ini-pun terus meningkat agar dapat membantu upaya pemerintah dalam mencapai herd immunity

 

Live Streaming Youtube Berita KBR
Live Streaming Youtube Berita KBR

Rabu, 15 September 2021, kami mengikuti live streaming youtube Berita KBR tentang “Efektivitas vaksin covid-19 yang digunakan di Indonesia” bersama PMI (Palang Merah Indonesia), didukung oleh IFRC dan dipandu oleh Rizal Wijaya dengan narasumber :

1. dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid selaku juru bicara vaksinasi covid-19dari Kementerian Kesehatan RI.

2. dr. Julitasari Sundoro MSc, MPH selaku pakar vaksin.   

Data Kementerian Kesehatan RI bahwa pemerintah telah melakukan beberapa langkah strategi secara bertahap dalam penyebaran vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia, jika terkesan belum mencapai seluruh daerah itu dikarenakan pemberian vaksin masih difokuskan di 7 kabupaten/kota Pulau Jawa dan Bali. Pemerintah mulai fokus pemberian vaksin di 7 kabupaten/kota dikarenakan tingkat dan jumlah pasien yang terpapar covid-19 tertinggi di Indonesia. Selain itu juga dikarenakan faktor kepadatan penduduk menjadi pertimbangan. Sisanya baru dibagikan ke provinsi lainnya, ungkap dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid.

 

Rizal Wijaya & 2 Narasumber
Rizal Wijaya & 2 Narasumber

Pada tanggal 7 September 2021 yang lalu, BPOM kembali menerbitkan izin penggunaan darurat 2 produk vaksin yaitu vaksin Janssen dan vaksin Convidecia. Jenis-jenis vaksin ini telah melalui pengkajian yang intensif terhadap keamanan, khasiat dan mutu. Dengan adanya izin tersebut, BPOM menjamin khasiat, keamanan dan kualitas vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat sudah memenuhi Standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Namun di masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa ada vaksin yang kurang efektif di banding vaksin lain-nya.

Semua vaksin yang telah mendapat ijin Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM dan sudah direkomendasikan oleh Indonesia Technical Advisor Group on Immunization (ITAGI) semuanya sama baik-nya, yang membedakan hanya proses produksi di Negara asal vaksin dibuat, ungkap dr. Julitasari Sundoro MSc, MPH 

Semua proses produksi dan teknologi yang digunakan untuk membuat vaksin tersebut memang berbeda-beda, seperti vaksin sinovac yang berasal dari Cina dengan menggunakan inactivated virus atau virus utuh yang sudah dimatikan. Metode yang sama juga digunakan dalam pengembangan vaksin lain seperti vaksin influenza dan polio. Sedangkan dalam produksi vaksin Astra Zeneca yang berasal dari Inggris menggunakan vector adenovirus simpanse.

 

Vaksin Sinovac
Vaksin Sinovac

Perbedaan proses produksi ini juga yang menjadikan setiap vaksin memiliki jadwal pemberian dosis pertama dan kedua berbeda contoh :

1. Vaksin Astra Zeneca, dosis pertama berjarak 8-12 minggu untuk melakukan dosis ke 2

2. Vaksin Sinovac, dosis pertama berjarak 2-4 minggu untuk melakukan dosis ke 2

Jarak dan dosis pemberian vaksin, semuanya telah melalui riset yang sudah direkomendasikan oleh WHO sehingga efektif saat diberikan ke masyarakat. Jadi masih adakah yang pilah pilih vaksin. Disini masyarakat masih rancuh akan istilah imunogenitas dan efikasi dalam membaca data vaksin Covid-19. 

Imunogenotas adalah kemampuan untuk memicu respon imun di dalam tubuh yang dapat dilihat dari peningkatan kadar antibody, sedangkan efikasi merupakan estimasi dari hasil pemantauan penurunan angka kejadian infeksi pada kelompok orang yang mendapat vaksin dibandingkan dengan kelompok yang tidak mendapatkan vaksin.

 

dr. julitasari Sundoro MSc. MPH
dr. Julitasari Sundoro MSc, MPH

Kesimpulan dari talkshow live streaming youtube KBR ini bahwa “Efektivitas vaksin covid-19 yang digunakan di Indonesia” diharapkan masyarakat tidak lagi pilih-pilih vaksin, Karen jika dibiarkan tentunya akan memperlambat percepatan target vaksinasi yang sedang diusakan pemerintah. 

Sebagai kata penutup dr. Julitasari Sundoro MSc, MPH mengatakan bahwa semua vaksin sama baiknya, jika masyarakat menunda-nunda dan memilih vaksin lain yang sesuai dengan keinginan, tentu akan berakibat fatal dan beriko bagi keluarga. Yuk … segerakan vaksin, sayangi keluarga anda. Mencegah itu lebih baik dari pada pengobatan.

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa no. 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

Thursday 16 September 2021

Indonesia Bebas Kusta, Sebarkan faktanya, Lawan Stigma dan Hoaxnya

Awal masuk Sekolah Menengah Atas
Awal masuk Sekolah Menengah Atas

Dulu, ketika saya awal masuk Sekolah Menengah Atas, setiap habis pulang sekolah kami bersama teman-teman main ke Radio Republik Indonesia yang terletak di Jl. Medan Merdeka Barat - Jakarta, karena ingin eksis di radio. Saat itu menteri penerangan dipegang oleh bapak Harmoko, dimana bapak Harmoko mantan wartawan, jadi sama seperti kita sebagai seorang penulis. Ketika itu, tidak terbersit di kepala bahwa ingin menjadi seorang penulis, namun setelah ditekuni hobi menulis itu dapat menginspirasikan kebaikan kepada masyarakat lewat tulisan.

Senin, 13 September 2021 jam 09.00-10.00 wib kami mengikuti live streaming youtube Berita KBR tentang “Gaung Kusta di Udara” yang dipandu oleh host Rizal Wijaya dengan narasumber :

1. dr. Febrina Sugianto selaku Junior Technical Advidsor NLR Indonesia. Yayasan NLR Indonesia ini bermitra dengan sejumlah organisasi yang menangani penyandang disabilitas, organisasi sipil, institusi pendidikan, dan pemerintah lokal, kementerian serta lembaga pemerintah.

2. Malika selaku Manager Program & Podcast KBR (Kantor Berita Radio). Dengan dukungan dan kontributor terbaik dari berbagai kota yang ada di tanah air dan Asia. Maka produk KBR yang telah digunakan lebih dari 500 radio di Nusantara dan 200 radio di Asia dan Australia. 

Gaung Kusta di Udara
Gaung Kusta di Udara


Pemaparan dr. Febrina Sugianto

Saat in kusta di Indonesia telah mengalami penurunan dengan adanya sosialisasi dari pihak kami dan bantuan dari para blogger yang telah memberikan apresiasi lewat tulisan mereka serta lomba yang diadakan NLR melalui sosial media instagram dan podcast. Tahun 2019 angka mencapai 17.439 jiwa menurun menjadi 16.700 jiwa tahun 2021. 

Menyikapi penurunan kusta ini dr. Febrina Sugianto mengatakan bahwa : angka penurunan ini bisa menjadi kabar baik, namun bisa juga menjadi kabar buruk. Mengapa demikian ? Kabar baik-nya jika memang benar-benar terjadi penurunan itu artinya effort yang dilakukan untuk menekan angka kejadian kejadian tercapai. Akan tetapi bisa menjadi kabar buruk jika penurunan angka tersebut diakibatkan karena penurunan tracing yang disebabkan karena kondisi pandemi covid-19 ini, sehingga mobilitas dibatasi. 

Di Indonesia sebanyak 26 provinsi yang sudah mengalami eliminasi kusta, sedangkan 8 provinsi yang belum yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Selain itu juga masih terdapat 113 kabupaten/kota yang tersebar di 22 propinsi di Indonesia dengan proporsi kasus anak yang masih relatife tinggi. Faktor penyebabnya adalah karena di Indonesia terdiri dari 117 ribu kepulauan dengan kondisi sosiogeografis yang berbeda-beda dan disebabkan aksebilitasi yang kurang serta stigma yang masih ada di masyarakat, sehingga orang-orang yang terdiagnosis kusta tidak mau menjalani pengobatan karena dikucilkan. 

dr. Febrina Sugianto
dr. Febrina Sugianto

Selain stigma yang harus dihadapi oleh penderita kusta, masih banyak hoaks yang beredar dilapangan antara lain :

1. Kusta adalah kutukan akibat dosa yang dilakukan di masa lalu, mereka meyakini sehingga mereka tidak mau mencari solusi dan cenderung timbul rasa malu akibatnya penyakit kusta-nya tidak terdekteksi.

2. Kusta menular melalui sentuhan, sehingga penderita kusta dan OYPMK dikucilkan dari masyarakat setempat.

3. Kusta karena higienitas buruk atau kurang menjaga kebersihan

4. Kusta tidak dapat disembuhkan, dari stigma ini mereka putus asa dan tidak mau berusaha untuk berobat

Kusta merupakan penyakit gangguan syaraf, pernafasan dan kulit akibat kuman Mycobacterium Leprae yang menunjukkan lesi berwarna merah muda atau lebih terang dari warna kulit. Ada dua jenis kusta antara lain :

1. Paucibacillary (PB) dengan ciri lesi kulit yang sedikit antara 1 – 5 bercak berwarna kemerahan atau lebih muda dari warna kulit di sekujur tubuh, biasanya bersifat asimetris (terjadi hanya pada bagian kanan atau kiri bagian tubuh saja), dimana lesi tersebut mengakibatkan mati rasa atau tumpul ketika mendapat perlakuan tertentu seperti ketika disentuhkan benda panas, dingin dan tajam serta mengganggu fungsi 1 syaraf saja. Untuk obat kusta Paucibacillary akan mendapat obat antibiotik kemasan blister yang harus diminum antara 6-8 bulan.

2. Multibacillary (MB) dengan lesi kulit > 5 yang bersifat simetris, ada dibagian tubuh bagian kanan maupun kiri seperti di punggung tangan, kaki maupun wajah dan mempengaruhi lebih dari 1 syaraf, Berbeda dengan kusta Paucibacillary. Penderita kusta berjenis Multibacillary ini akan menunjukkan hasil positif terinfeksi bakteri kusta ketika kulitnya diambil sampel. Untuk obat kusta Multibacillary akan mendapat obat sekitar 18 blister yang dikonsumsi kurang lebih 12-18 bulan yang harus diminum secara rutin. 

Bagi seseorang yang terkonfirmasi kusta, segera berkonsultasi dengan tenaga medis yang ada di puskesmas agar segera mendapatkan pengobatan dan perawatan, karena obatnya gratis di puskesmas.   

2 narasumber & host Rizal Wijaya
2 narasumber & host Rizal Wijaya

Kita telah ketahui bahwa NLR adalah sebuah yayasan yang dibentuk pada tahun 2018, untuk melanjutkan pemberantasan kusta, NLR Indonesia mempunyai 3 program yaitu :

1. Zero transmission (menghentikan transmisi) 

2.Zero disability (mencegah terjadinya kecacatan)

3. Zero Exclusion (menurunkan stigma). 

Ketiga program ini untuk meningkatkan pemahanan masyarakat. 

Program yang paling diunggulkan NLR adalah program melalui SUKA (Suara untuk Indonesia Bebas Kusta) dengan target yang dituju adalah Generasi X dan Baby Boomer. Kelompok ini diharapkan memahami isu kusta dan ikut menyosialisasikan kegiatan pengurangan stigma dan diskriminasi melalui platform media. Selain itu NLR juga memberikan peluang kepada mahasiswa dan sektor swata untuk ikut andil dalam program SUKA ini. NLR Indonesia ingin mendorong kebijakan insklusif bagi para penyandang disabilitas akibat kusta agar dapat mengakses pekerjaan. 

Malika Manager Program & Podcast KBR
Malika Manager Program & Podcast KBR

Pemaparan Ibu Malika  Manager Program & Podcast KBR 

Dalam situasi pandemi covid-19, media mengambil peran yang sangat penting untuk membantu akan terwujudnya pemenuhan hak seseorang yaitu melegitimasi dengan memicu tindakan diskriminasi terhadap mereka karena itu KBR berkolaborasi dengan NLR Indonesia dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat terkait penyakit kusta. Kantor Berita Radio berfungsi untuk membentuk opini masyarakat melalui representasi media, isu dari kelompok marjinal yang bisa dipelajari secara sosial, karena media bisa mempengaruhi proses pembuatan kebijakan public. Nah … lewat kolaborasi ini NLR Indonesia dan KBR dapat menyuarakan bahwa kusta bisa disembuhkan dan jangan sampai terlambat diobati, hilangkan stigma. Bila stigma ini dibiarkan dampaknya akan fatal, ungkap Ibu Malika.    

Malika selaku Manager program & podcast KBR telah memberikan informasi dan edukasi tentang kusta di chanel kbrprime.id melalui program SUKA (suara Indonesia bebas kusta) sehingga dapat diakses siapa saja dan kapan saja. Sebagai penutup Ibu Malika mengatakan bahwa dalam menyusun berita dan informasi KBR senantiasa berpegng pada kode etik jurnalistrik, dan selalu berdiskusi dengan NLR Indonesia agar informasi kusta ini apat diterima oleh masyarakat maupun bagi penderina kusta dan OYPMK

Bagi kalian yang ingin mengikuti lomba SUKA dengan tema "Indonesia Bebas Kusta, Sebarkan faktanya, Lawan Stigma & Hoaxnya. Bisa dilihat di Flyer dibawah ini

Poster Lomba SUKA
Poster Lomba SUKA


Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com