Sunday, 5 December 2021

Sejarah Epidemi HIV dan AIDS di Indonesia

 

Sejarah Epidemi HIV dan AIDS di Indonesia
Sejarah Epidemi HIV dan AIDS di Indonesia


Memasuki akhir tahun 2021, tepatnya tanggal 1 Desember merupakan hari Aids Sedunia, kita semua mengharapkan untuk pencegahan dan pengendalian HIV AIDS di Indonesia baik stigma maupun diskriminasi terhadap ODHA dapat menurun bahkan hilang sama sekali. Karena itu kami Komunitas Sahabat Blogger mengikuti live streaming youtube Berita KBR bersama dr. Adi Sasongko selaku Ketua Badan Pengawas YKIS (Yayasan Kemitraan Indonesia Sehat) serta Bram selaku ODHA, dengan tema “Sisi Lain Sejarah Epidemi HIV dan AIDS di Indonesia“ yang dipandu oleh host Ines Nirmala.

 

Yayasan Kemitraan Indonesia Sehat berdiri tgl 22 Desember 2017 yang didirikan oleh dr. Nafsiah Mboi, Prof. dr. Syamsuridzal Djauzi dan Prod. dr. Zubairi Djoerban. dr. Adi Sasongko selaku Ketua Badan Pengawas YKIS mengatakan bahwa kasus AIDS di Indonesia pertama kali terdeteksi tahun 1987, dan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2020 ada jumlah ODHA diperkirakan mencapai 543.000 orang.

 

Banyak orang yang menganggap bahwa penyakit HIV AIDS sangat menular, padahal penyakit HIV AIDS bisa dicegah dan bisa diobati. Namun, HIV AIDS dapat menular dengan dua cara yaitu berhubungan seksual dalam arti orang yang suka berganti pasangan dan kontak darah melalui jarum suntik sesama pemakai narkoba atau lewat transfusi darah. Yang perlu dipahami bahwa penyakit HIV AIDS memiliki masa inkubasi yang cukup lama 5 hingga 10 tahun untuk menunjukkan gejala, sehingga terkadang orang yang sudah terinfeksi HIV AIDS tidak menyadarinya.

 

Narasumber & host Ines Nirmala
Narasumber & Ines Nirmala


Infeksi HIV AIDS ada 2 tahap yaitu :

1. Tahap HIV plus, pada tahap ini orang yang terinfeksi HIV AIDS belum menunjukkan gejala sakit, secara fisik tidak ada perbedaan sama sekali, namun bila di tes darah akan ditemukan virus HIV AIDS. Penyakit AIDS tahap HIV plus ini, masih bisa diobati dengan minum obat Antirestroviral yang dapat menurunkan tingkat kesakitan dan tingkat kematian HIV plus

2. Tahap Akhir AIDS, pada tahap ini orang sudah divonis terkena AIDS. Itu artinya penurunan berat badan yang drastis karena virus ini sudah menyerang kekebalan tubuh, akibatnya penderita akan mengalami berbagai keluhan infeksi yang parah sehingga harus dilakukan perawatan di rumah sakit. Pada tahap akhir AIDS ini, resiko kematian akan lebih besar terjadi.

 

Paparan Bram ODHA (orang dengan HIV AIDS) 

Bram adalah orang dengan HIV AIDS, ini terjadi di tahun 2016, saat itu Bram masih berusia muda dengan melakukan kegiatan seks yang berisiko, namun Bram masih beruntung karena penyakitnya bisa cepat terdeteksi sehingga pengobatan dapat segera dilakukan.

 

Narasumber : Bram ODHA
Narasumber : Bram ODHA

Saat Bram mengetahui positif HIV AIDS, bram tidak terlalu terkejut. Karena sebelum-nya Bram telah diberi tahu oleh petugas dari berbagai kemungkinan yang terjadi sehingga dia lebih bisa menerima kalau melakukan gonta ganti pasangan dalam melakukan seks akan tertular penyakit HIV AIDS.

 

Untuk mengobati Penyakit HIV AIDS ini, Bram mengkonsumsi secara rutin obat Antirestroviral (ARV) seumur hidup, karena itu kondisi kesehatan hati dan ginjal harus baik. Efek yang dirasakan setelah minum obat AVR, Bram merasakan pusing, namun itu hanya dirasakan dua minggu pertama saja.

 

Disini, Bram menyampaikan beberapa stigma yang dirasakan sebagai ODHA, Bram dikucilkan oleh masyarakat dan keluarga. Akibatnya ODHA tidak mau mengakui kondisinya kepada pasangannya atau orang-orang terdekat, sehingga orang yang terkena HIV AIDS menyebabkan resiko keparahan dan tentunya penularan lebih besar terjadi.  

 

Bram punya trik tersendiri agar keluarga besarnya tahu dan paham atas kondisinya yaitu dengan cara memberikan informasi tentang HIV AIDS sebanyak-banyaknya. Walaupun ODHA Bram tetap optimis, bisa berdamai dan menerima diri sendiri seutuhnya, jadi tidak ada lagi rasa minder, apalagi putus asa.

 

Untuk menutup webinar ini dr. Adi Sasongko menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu mendiskriminasi ODHA, karena penularan HIV AIDS tidak semudah flu, batuk atau penyakit menular lainnya. Semoga tahun 2030 yang akan datang, Indonesia bisa bebas dari HIV AIDS, Aamiin ya robbal alamin. Terima kasih, semoga tulisan webinar ini sangat bermanfaat.

 

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

 

 

Tuesday, 30 November 2021

Dimulai Dengan Sistem Dropship Hingga Sukses Brand Sendiri


Penggunaan Teknologi Pemasaran Skincare Brand Sendiri
Penggunaan Teknologi Pemasaran Skincare Brand Sendiri

Kali ini saya akan menceritakan seorang perempuan asal betawi, biasanya perempuan asal betawi menonjol di bidang seni, namun berbeda dengan perempuan betawi kebanyakan, kawan saya menggeluti dunia bisnis yang sukses dengan skincare dan kosmetik, di mana beliau juga memulai bisnisnya diawali dengan penggunaan untuk diri sendiri, kemudian dia terapkan dalam bisnis-nya, kini dia telah sukses memiliki bisnis dengan brand sendiri. 

Pandemi mengajari kita untuk bisa lebih memanfaatkan dunia digital, karena seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kini para pebisnis bisa dengan mudah memiliki brand sendiri, apalagi saat ini hadir PT. ADEV Natural Indonesia sebagai salah satu perusahaan jasa maklon skincare terpercaya. Begitu juga yang dialami oleh kawan saya itu, awal mula memulai bisnis skincare dimulai dari penggunaan untuk diri sendiri, kemudian dia melangkah untuk membuka bisnis skincare dan kosmetik dengan cara dropship. Cara penjualan-nya dia mempromosikan kepada saudara dan teman-temannya serta penjualan secara online melalui sosmed yang dia miliki.


Sedikit demi sedikit bisnis beliau melaju dengan pesat, salah satunya ketika produk Skincare yang dia miliki dipesan oleh negara tetangga yaitu Negara Hongkong. Dari sinilah skincare beliau mulai dikenal masyarakat.

Perempuan adalah identik dengan keindahan, Jadi bagi beliau sangatlah mudah untuk memasarkan skincare ini, karena dari pengalaman yang beliau alami wajah berjerawat yang sulit disembuhkan dengan gonta ganti skincare dan akhirnya beliau menemukan skincare yang tepat yang membuat wajah cantiknya jadi lebih terawat dengan baik. Dari ini semua kemudian beliau promosikan skincare yang beliau gunakan.

Keuntungan Berbisnis Kosmetik Brand Sendiri
Keuntungan Berbisnis Brand Sendiri


Keuntungan Berbisnis Kosmetik Brand Sendiri

Zaman sekarang mempunyai bisnis skincare merupakan peluang yang sangat bagus, apalagi kaum perempuan ingin terlihat cantik, karena perawatan harus dimulai dari usia dini agar usia tua terlihat awet muda. Inilah beberapa keuntungan bisnis skincare dengan brand sendiri :

1. Dapat mengontrol kualitas dan kuantitas artinya kita bisa menguji coba produk yang kita miliki sebelum beredar ke masyarakat.

2. Memudahkan mendapat pelanggan setia. Bagi saya pelanggan adalah raja, jadi harus dilayani dengan baik, dalam hal ketika dia mengunjungi atau melakukan pembelian online produk yang kita miliki. Kalau pelanggan puas, pastinya dia akan setia jadi pelanggan kita.

3. Memiliki kebebasan dalam mengembangkan usaha adalah hak kita sepenuhnya, karena brand milik sendiri lebih aman dipasarkan, apalagi jika kualitas dijaga dengan baik.


Nah … bagi teman-teman kalian bisa berbisnis dengan sangat mudah, karena saat ini PT. ADEV Natural Indonesia merupakan perusahaan manufaktur kosmetik (manufacturer company) yang berfokus pada jasa maklon kosmetik dan skincare berkualitas, aman dan halal sebagai personal care dengan mengusung slogan Solusi Bisnis Kosmetik.

Perlu diketahui bahwa produk skincare adalah jenis produk kecantikan yang difungsikan untuk perawatan kulit, baik itu kulit wajah maupun kulit badan. Jadi bagi kalian yang ingin berbisnis skincare kalian bisa maklon di ADEV, karena PT. ADEV Natural Indonesia merupakan jasa maklon skincare terbaik.

Keunggulan Jasa Maklon PT. Adev Natural Indonesia
Keunggulan Jasa Maklon PT. Adev Natural


Keunggulan Jasa Maklon PT. Adev Natural Indonesia

1. Memiliki pabrik grade A dan selalu mengembangkan produk-produk kosmetik yang berkualitas

2. Berstandar BPOM, dan mengikuti standar CPKB.

3. Respon cepat, karena memiliki akses informasi layanan jasa maklon dimanapun, kapan pun tanpa harus menunggu lama

4. Custom produk, memiliki produk kosmetik dengan aneka macam bahan aktif dengan berbagai aroma

5. Benefit membership, nikmati berbagai macam kemudahan dengan menjadi membership 

Jadi, buat kalian semua jangan ragu bila ingin membuka suatu usaha skincare. Kalian bisa menggunakan Jasa Maklon Skincare PT. ADEV Natural Indonesia. Saat ini tidak perlu untuk memikirkan tentang produk skincare bila kalian ingin berbisnis di bidang Skincare karena PT. ADEV Natural Indonesia merupakan perusahaan jasa maklon yang sudah bertahun-tahun berpengalaman memproduksi berbagai jenis produk perawatan dan kecantikan tubuh atau kosmetik dengan produk unggulan sabun batangan. 


kekompakan team perusahaan secara internal
kekompakan team PT. ADEV Natural secara internal

Awal mulanya perusahaan PT. ADEV Natural Indonesia berasal dari penelitian di laboratorium jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian IPB tahun 2004, kemudian tahun 2005 melakukan percobaan penambahan lidah buaya pada formula sabun transparan yang telah dibukukan dengan judul “Sabun Transparan untuk gift dan kecantikan” dengan nomor ISBN 979392702X yang diterbitkan oleh Penebar Swasta. 

Perusahaan ini menunjukkan kekompakan team perusahaan secara internal untuk memberikan yang terbaik buat konsumen secara eksternal. Sekali lagi saya ingatkan bahwa jasa maklon PT. ADEV mempunyai produk yang berkualitas terbaik seperti sabun, parfum, body lotion, body scrub, body butter, body serum, massage oil, soothing gel. Ayo gunakan jasa maklon PT. ADEV karena dengan demikian peluang memiliki brand sendiri semakin terbuka lebar, Kalian bisa kunjungi Instagram di @Adev.official

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

No. Wa : 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

Saturday, 27 November 2021

Peran Media dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

 

Peran Media dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan
Peran Media dlm Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

Selama hampir 2 tahun Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, dimana kita semua telah membawa beragam tantangan bagi kehidupan perempuan dalam posisi yang semakin rentan dan memperburuk ketimpangan gender. Saat ini kekerasan berbasis gender terhadap perempuan meningkat dengan merebak sejalan-nya krisis ekonomi dan sosial. Karena itu pemerintah memberikan 5 arahan untuk masalah ini yaitu :

1. Peningkatan Pemberdayaan Perempuan dalam kewirausahaan yang Berperspektif Gender

2. Peningkatan Peran Ibu dan Keluarga dalam Pendidikan / Pengasuhan Anak

3. Penurunan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

4. Penurunan Pekerja Anak

5. Pencegahan Perkawinan Anak 


Di hari jum’at yang lalu, tepatnya tgl 25 Nopember 2021 kami mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Yayasan Care peduli Indonesia dalam rangkaian Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan yang merupakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, menghadirkan keynote speaker Menteri KPPA Bintang Puspayoga dengan narasumber :

1. Veryanto Sitohang selaku Komisaris Komnas Perempuan

2. Lola Amaria selaku produser film dan publik figur

3. Devi Asmarani selaku Co-Founder dan editor chef Magdalene.co


Dengan mengangkat tema Ubah Narasi “Peran Media dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan. Disini Media berperan sangat penting di wilayah promotif dan preventif, karena itu Yayasan Care Peduli mendorong media untuk : tidak melakukan seksualisasi, stereotyping dan menjadikan perempuan sebagai objek seksual, namun tetap mengedepankan etika jurnalisme dalam memberitakan kasus kekerasan terhadap perempuan.


Veryanto Sitohang
Veryanto Sitohang

Veryanto Sitohang Selaku Komisaris Komnas Perempuan

Dalam hal ini sering sekali media minim perspektif pembuatan berita seperti mengungkapkan secara detil identitas nama dan alamat korban, sehingga membuat korban merasa terganggu dan trauma. Kemudian sering menggunakan diksi vulgar untuk menarik pembaca dan masih banyak lagi media sering menyebar berita hoax sehingga menjauhkan korban atas pemenuhan hak, keadilan, perlindungan serta pemulihan fisik dan mental korban.

Yayasan Care Peduli Indonesia sangat berharap media bisa menjalankan kode etik pemberitaan yang ramah perempuan, serta mulai mengembangkan kebijakan media untuk mendorong pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan. Sejak berdirinya Yayasan Care Indonesia tahun 1967, kampanye global mengenai kekerasan terhadap perempuan marak didengungkan. Karena itu kesadaran publik untuk segera mencegah kekerasan terhadap perempuan.

Dengan demikian peran media sebagai sumber berita yang valid dapat memberikan dampak positif serta menjadi penyambung suara korban sehingga dapat mengurangi trauma sekaligus dapat memberi pendidikan publik dan berkontribusi terhadap perubahan kebijakan pemerintah


Peran Media Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan
Peran Media dalam Penghapusan segala bentuk Kekerasan

Devi Asmarani selaku Co-Founder dan editor chef Magdalene.co

Terkadang para jurnalis sering kali menyimpulkan isi wawancara terlalu detil tanpa ditelaah kembali, seperti kisah korban yang diperkosa :

Jurnalis : pak kejadiannya seperti apa sehingga menyebabkan korban meninggal dunia

Pak Polisi : saat ditemukan korban mengenakan celana dalam

Jurnalis : apa motif celana dalamnya pak

Pak Polisi : Motif celanannya kembang-kembang

Lalu dengan mudahkan berita ini ditulius oleh jurnalis ungkap Devi Asmarani, dimana seharusnya jurnalis bisa peka dalam menggali informasi sehingga jurnalis bisa menyajikan berita yang akurat namun memanusiakan. Disinilah perlunya jurnalis untuk meng-upgrade dirinya.


Lola Amaria selaku produser film dan publik figure

Lola Amaria memberikan statement di webinar ini bahwa ketika itu dia mendampingi korban eksploitasi seksual di sekolah yang terjadi delapan tahun yang lalu, bahwa saya orang yang berkecimpung di dunia hiburan, dia tidak pernah memakai aspek cantik, saya memilih talent yang konotasinya adalah putih, karena saya lebih suka aspek psikologi dan karakter calon pemeran. Untuk sektor di belakang layar saya tidak memandang gender seperti posisi cameramen tidak harus laki-laki

Kesimpulan yang diambil bahwa Lola Amaria dan Devi Asmarani optimis behawa perubahan mindset di tengah masyarakat semakin tinggi bila setiap elemen masyarakat dapat berkontribusi sesuai bidangnya masing-masing ubntuk menyuarakan tentang ketidaksetaraan gender.


Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2021
Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2021

Tahun 2020 Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2021 mencapai 299.911 terdiri dari pelaporan bersumber dari Pengadilan negeri atau pengadilan agama sebanyak 291,667 kasus dan 8.234 kasus dari Lembaga Layanan mitra Komnas Perempuan. Karena itu perlu diubah mindset, empati dan dukungan terhadap penyutas. Kita berharap bahwa suatu hari kelak narasi tentang perempuan tidak lagi menjadi korban tapi setara dan berdaya bebas dari ketakutan. Mari kita bersama-sama ciptakan lingkungan yang aman bagi para perempuan Indonesia untuk tumbuh, berkembang dan berdaya, agar kelak tercipta Sumber Daya Manusia unggul di masa depan, demi Indonesia maju. 


Salam blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa : 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

 

Tuesday, 16 November 2021

PCR dan Antigen sebagai Syarat Perjalanan

 

PCR dan Antigen sebagai Syarat Perjalanan
PCR dan Antigen sebagai Syarat Perjalanan

Masa pandemi membuat perubahan yang luar biasa seperti kita harus mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun di air yang mengalir, menggunakan masker dan menjaga jarak, intinya harus menjaga protokol kesehatan 3M. Dan satu lagi yang membuat masyarakat direpotkan adalah persyaratan harus mempunyai Tes PCR dan Antigen sebagai syarat perjalanan. Apalagi kemaren sempat membingunkan masyarakat dengan aturan antara pcr atau antigen yang bisa dibawa sebagai syarat perjalanan, karena pemerintah dengan aturan ini, yang satu bilan A sekarang bilang B, lalu sebagai pelaku perjalanan apa yang perlu kita cermati dari aturan perjalanan yang berubah-ubah ini. 


Pengalaman pribadi 

Disini kami akan berbagi pengalaman yang kami alami ketika bepergian ke luar negeri yaitu Batam. Waktu peraturan pertama perjalanan bisa dilakukan hanya dengan antigen saja bisa dilakukan perjalanan, Namun perjalanan kami yang kedua bulan Juni 2012 antigen ditolak sebagai syarat perjalanan ke luar negeri. Padahal ketika itu kami sudah berada di bandara, ternyata ada penolakan dari pihak bandara, sedangkan kami sudah mempunyai tes antigen, kala itu belum ada pengumuman syarat mutlak harus mempunyai tes PCR dalam perjalanan ke luar negeri. Terpksa kami harus pulang atau tidak jadi berangkat sedangkan tiket pesawat sudah ada ditangan, bagi masyarat kecil uang pesawat sangat besar, dan kami mengalami hal tersebut, uang pesawat tidak bisa kembai sedangkan peraturan itu belum ada mensyaratkan tes PCR sebagai syarat mutlak perjalanan ke luar negeri. Ini siapa yang harus dipersalahkan, terpaksa masyarakat kecil harus legowo minum pil pahit ini ?

 

Nonton Live Streaming Ruang Publik KBR
Nonton Live Streaming Ruang Publik KBR

Untuk menjawab kebingungan tersebut, kami dari Komunitas Sahabat Blogger mengikuti Live Streaming ruang public KBR di channel Youtube Berita KBR bersama Palang Merah Indonesia yang di dukung oleh IFRC dengan nara sumber :

1. Dicky Pelupessy, PHD selaku Kolabor Ilmuwan Lapor Covid-19 & ketua Lab Intervensi Krisis, Fakultas Psikologi UI

2. dr. Pandu Riono, MPH, Phd selaku Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Talkshow ini mengambil tema “PCR dan Antigen Sebagai SyaraPerjalanan yang dipandu oleh Ines Nurmala secara interaktif 


Syarat Perjalanan Selama  Masa Pandemi 

Kita semua telah mengetahui bahwa pemerintah telah memperbaharui beberapa aturan terkait tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemberlakuan kebijakan ini berlaku bagi perjalanan darat, laut dan udara yang dimulai berlakunya sejak tanggal 2 Nopember 2021 hingga waktu yang telah ditentukan sesuai surat edaran Satgas Covid-19 no. 22 tahun 2021.

 

Bank Hang Nadim Batam
Bandara Hang Nadim Batan

Seperti yang sudah kami ungkapkan pengalaman yang telah terjadi sangat meresahkan masyarakat, kenapa peraturan ini berubah-ubah sehingga membingungkan masyarakat ? bisa kita ingat kembali ditahun 2020 pemerintah mewajibkan test antibody bagi pelaku perjalanan, kemudian diberlakukan test PCR atau antigen, sehingga menjadi masalah saat tidak ada pilihan bagi pelaku perjalanan yang harus test PCR, sedangkan biaya yang dikeluarkan untuk test PCR lebih mahal dibandingh harga tiket sekali perjalanan.

 

dr. Pandu Riono mengatakan bahwa pelaku perjalanan dipengaruhi beberapa aspek salah satunya adalah kurang koordinasi antara Kementerian Kesehatan dengan Kementerian Perhubungan sehingga tidak adanya konsisten dalam mengambil keputusan. Padahal dengan kurangnya koordinasi akan berakibat fatal di masyarakat, karena itu yang dibutuhkan oleh masyarakat adalah sikap rasional pemerintah dalam menetapkan peraturan yang nyata bukan aturan yang berdasakan asumsi saja.

 

Dalam hal ini pemeriksaan pengendalian penyebaran virus Covid-19 ada dua jenis yaitu screening menggunakan test antigen dan diagnosis menggunakan test PCR. Nah … pemerintah juga memberikan syarat perjalanan terbaru saat ini yaitu test PCR untuk yang baru divaksinasi satu kali, dan test antigen untuk yang sudah divaksinasi dua kali. Harapan kami kepada pemerintah agar pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan dan menetapkan kebijakan yang lebih transparan.

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

 

Sunday, 14 November 2021

Stop Polusi Udara, Stop Pneumonia Dan Atasi Secara Bersama

Stop Polusi Udara, Stop Pneumonia dan atasi Secara Bersama
Stop Polusi Udara, Stop Pneumonia dan atasi secara bersama 

 

Halo mom’s apa kabar ?

Kali ini kami akan membahas seputar kesehatan tentang penyakit Pneumonia yang sering disebut penyakit paru-paru basah. Kita telah ketahui bahwa Pneumonia merupakan penyebab kematian anak nomor satu di dunia dan menjadi penyakit pembunuh balita terbesar ke dua di Indonesia. 

Apa itu Pneumonia ?

Pneumonia adalah penyakit radang paru paru yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur yang ada disekitar kita, sehingga dapat menimbulkan batuk, demam, pilek bahkan sesak pada pernapasan. Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2021 yang juga diperingati sebagai hari Pneumonia Sedunia setiap tanggal 12 Nopember 2021. Kantor Berita Nasional dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Save rhe Children Indonesia, Vital Strategies, Every Breath Counts, Clean Air Catalyst dan USAID menyelenggarakan webinar “Stop Polusi Udara, Stop Pneumonia.  

 

Polusi Udara, Salah Satu Faktor Penyebab Pneumonia 

Program kampanye untuk mengurangi polusi udara di daerah DKI Jakarta menjadi salah satu upaya yang digalakkan Save the Children Indonesia untuk mengurangi faktor resiko pneumonia pada anak. Kita juga telah ketahui bahwa udara merupakan faktor yang terpenting dalam kehidupan, karena manusia bertahan bisa hidup :

1.     Tanpa adanya makanan selama kurang lebih 5 minggu

2.     Tanpa adanya air selama kurang lebih 5 hari

3.     Tanpa adanya udara selama kurang lebih 5 menit


Sumber Pencemaran Udara
Sumber Pencemaran Udara

 

Tidak seperti makanan dan minuman yang membutuhkan biaya untuk memperolehnya, udara dapat dimanfaatkan oleh menusia secara gratis namun hal tersebut belum menjadikan seluruh manusia menjaga kualitasnya secara bersama-sama sehingga pencemaran udara tidak dapat terelakan. 

Sumber pencemaran udara diakibatkan dengan adanya kegiatan manusia (Antropogenik), transpormasi, industri, pembangkit listrik, persampahan seperti dekomposisi ataupun pembakaran sampah rumah tangga. Kemudian bisa disebabkan oleh faktor alam seperti letusan gunung berapi, kebakaran hutan dan spora tumbhan. Dan yang ketiga adalah akibat polusi kendaraan bermotor dengan penggunaan bahan bakar yang tidak sehat, sehinga menjadi salah satu polutan berpartikel kecil yang dapat berpenetrasi menembus paru-paru dan jantung sehingga bisa menimbulkan kematian akibat pencemaran udara.   

 

Apa yang bisa kita lakukan untuk perbaikan kualitas udara
Yg bisa kita lakukan perbaikan kuatitas Udara

Apa yang bisa kita lakukan untuk perbaikan kualitas udara :

1.     Menggunakan transpormasi masal

2.     Menanam pohon di lingkungan tempat tinggal

3.     Uji emisi kendaraan bermotor secara berkala

4.     Menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan

5.     Tidak membakar sampah

6.     Menghemat konsumsi energi / listrik

Dengan melakukan hal-hal tersebut kita sudah berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari resiko polusi udara.

 

Kenali Gejala Pneumonia
Kenali Gejala Pneumonia

Kenali Gejala Pneumonia 

Pneumonia bisa dimulai dari gejala ringan seperti demam, batuk ringan, batuk berdahak, sesak nafas, berkeringat, menggigil, nyeri dada ketika batuk mual atau muntah, diare, selera makan menurun, lemas, detak jantung dan bau mulut. Pneumonia bisa menyerang siapa saja, karena itu Pneumonia musih kita bersama, mari kita lakukan ASI eksklusif, menyusui dan MPASI, segera tuntaskan imunisasi, segera obati ke faskes jika sakit, berikan kecukupan gizi dan hidup bersih sehat.   

 

Sebagai penutup tulisan ini kami akan memberikan strategi pencegahan yaitu deteksi dini dan tatalaksana kasus pneumonia balita melalui pendekatan di FKTP, melakukan kordinasi lintas program di puskesmas, sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki balita, melakukan koordinasi kader, RT, RW atau kelurahan, penerapkan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi dan jarak fisik dalam pelayanan kesehatan yang diberikan serta mendidik keluarga pasien dalam pencegahan, pengenalan gejala dan tanda pneumonia melalui kegiatan kemasyarkatan. Yuk … kita jaga kesehatan dan lingkungan kita secara bersama-sama

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

 

 

 




Tuesday, 2 November 2021

Belajar di Kelas Pintar dengan Metode Pintar, Personal dan Terintegrasi

SDN Sumur BatuIV  - Bantar Gebang
SDN Sumur Batu IV - Bantar Gebang


Peran orang tua sangatlah penting dalam hal pendidikan, secara otomatis orang tua memberikan yang terbaik seperti : mencari sekolah dan mencari bimbingan belajar demi masa depan anak mereka. Dunia pendidikan saat ini, berlomba lomba untuk mencari simpati orang tua agar anak mereka bisa mengenyam pendidikan di sekolah yang mereka bangun. Namun masa pandemi berkata lain, dimana pihak pemerintah dalam pendidikan dilakukan secara daring untuk pencegahan tersebarnya covid-19 yang melanda Indonesia.


Selama Dua periode tahun ajaran baru, masa pandemi membuat anak untuk belajar secara online, tentunya orang tua menginginkan anak-nya yang terbaik dalam hal pendidikan, karena itu banyak bimbingan belajar yang tersebar di sosial media. Salah satunya adalah situs belajar online Kelas Pintar. Kelas Pintar adalah sebuah solusi belajar online dengan metode pintar, personal dan terintegrasi yang didesain untuk meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran guna mendapatkan nilai akademis yang lebih baik.



Siap Pintar Bikin Nilai Cetar
Siap Pintar Bikin Nilai Cetar

Belajar di kelas online Kelas Pintar dengan metode pintar, personal dan terintegrasi meliputi :

  • Metode Pintar, belajar materi menyeluruh dalam bentuk video belajar (animasi), audio visual dan buku pejaran elektronik (e-book)

  • Fitur, dengan belajar terencana dan kamu belajar gak sendirian serta mempunyai progress terukur dengan memantau perkembangan belajar yang bisa dikirimkan setiap saat ke orang tua melalui rapor

  • Pilih Paket, bimbingan belajar dengan sistem yang interaktif

  • Free Trial, belajar Kelas Pintar melalui website dan aplikasi


Dalam metode pintar dan personal, kelas pintar mempercayai bahwa setiap siswa mempunyai preferensi dan cara belajar yang sangat berbeda. Karena itu Kelas Pintar menggunakan pendekatan Personal melalui metode penyampaian materi yang disesuaikan dengan beragam karakter siswa, baik itu melalui visual, audio maupun kinesthetic.



Fitur dengan belajar terencana



Fitur dengan belajar terencana
Fitur dengan belajar terencana

Dalam latihan soal sangat bervariasi sesuai dengan kebutuhan melalui akses untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ulangan harian, ujian semester dan ujian nasional. Dalam fitur ini, metode pintar menyajikan materi pembelajaran secara interaktif dilengkapi dengan variasi soal latihan, tes dan pembahasan soal yang lengkap. Untuk kumpulan soal-soal latihan yang dapat digunakan dapat mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, sehingga uji kemampuan (try out) dan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian. 


Pilihan paket soal tersedia di merchant atau outlet terdekat dengan biaya per bulan Rp 200.000,- meliputi : Latihan soal ulangan harian, latihan soal ujian semester, latihan soal ujian nasional, quiz san tryout. Jadi orang tua bisa menyisihkan uang hanya dengan Rp 6,000,- per hari, anak bisa mendapatkan materi pelajaran dan uji kemampuan belajar setiap saat.



Keunggulan Guru dalam Kelas Pintar


Keunggulan Guru dalam Kelas Pintar
Keunggulan Guru dalam Kelas Pintar

Dalam metode belajar di Kelas Pintar, kelas diadakan secara langsung bersama guru ahli yang berpengalaman dan tersertifikasi. Sehingga murid dapat bertanya langsung kepada guru ahli selama kelas berlangsung melalui teks, foto dan panggilan. Apabila murid yang ingin mempelajari kembali atau murid yang terlewatkan dengan sesi kelas secara langsung dapat mempelajari melalui rekaman sesi kelas. Materi yang disajikan sesuai dengan pelajaran di sekolah yang dikemas secara menarik dan bervariasi sehingga belajar jadi seru dan sangat menyenangkan, itulah paparan dari salah satu guru ahli di Kelas Pintar Bapak Wahyu Hendana seorang ahli guru kimia lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan kimia yang telah 3 tahun mengajar kimia di SMA Global Mandiri Cibubur dan telah berpengalaman dalam Pelatihan Public Speaking Interactive Online Class. 


Yuk … download situs belajar online Kelas Pintar melalui google play atau app store, Karena ketika mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tujuan Negara, maka sudah menjadi tugas kita bersama untuk memastikan pendidikan berkualitas sehingga bisa dinikmati oleh seluruh anak bangsa, kutipan dari Fernando Uffie, Founder dan CEO kelas Pintar



Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

No. Wa : 085779065707

Email : sumiytisapriasih@yahoo.com


Sunday, 31 October 2021

Lika Liku Peran Dokter di tengah Pandemi

 

Lika Liku Peran Dokter di tengah Pandemi
Lika Liku Peran Dpkter di tengan Pandemi


Dokter merupakan tulung punggung bagi orang yang sakit, bagaimana tidak ? kita telah mengetahui bahwa pasien di rumah sakit banyak yang tidak tertangani oleh dokter ketika hadir-nya virus covid-19, dikarenakan Indonesia memiliki rasio jumlah dokter yang sangat rendah yaitu 0,4 per 1.000 penduduk, itu artinya dalam 10.000 penduduk hanya ada 4 orang tenaga dokter. Apalagi akibat covid-19 tenaga kesehatan sebanyak 2.000 telah berguguran, sehingga berdampak layanan kesehatan menjadi tidak optimal.

Untuk menjadi seorang dokter, tahapan yang harus dijalankan cukup panjang yaitu 3-4 tahun untuk mendapatkan gelar sarjana kedokteran, koas 2 tahun, magang/internship 1 tahun, kemudian untuk ikut internship harus lulus uji kompetensi kampus masing-masing, sehingga 5-6 tahun rekomendari WHO baru akan tercapai. 

Rasion ideal menurut WHO (world Health Organization) adalah 1 per 1.000 penduduk. Saat ini kita memiliki 250 ribu dokter termasuk di dalam-nya dokter umum sejunlah 150 ribu orang, bila dibandingkan penduduk Indonesia mencapai 270 juta orang, dikarenakan rasio dokter di Indonesia baru mencapai 0,5 – 0,6 jadi masih jauh dari angka rasion 1 per 1.000. 


Live Streaming Ruang Publik KBR
Live Streaming Ruang Publik KBR

Nah … di tanggal 24 Oktober yang baru saja berlalu, kita semua memperingati hari Dokter Nasional, karena itu Yayasan NLR Indonesia dan Kantor Berita Radio mengadakan live streaming youtube Berita KBR dengan tema Lika Liku Peran Dokter di Tengan Pandemi dengan narasumber :

1. dr. Ardiansyah selaku Pengurus Ikatan Dokter Indonesia

2. dr. Udeng Daman selaku Technical Advisor NLR Indonesia

Dipandu oleh penyiar radio Rizal Wijaya sebagai host


Bagaimana penanganan kusta di masa pendemi ? 

Menurut data dari Kemenkes ada 110 kabupaten yang tersebar di 21 provinsi yang belum tereliminasi yaitu Papua, Maluku, Sulawesi Utara. Sedangkan di propinsi Jawa Barat ada 3 kabupaten yang belum tereliminasi. Mengapa masih ada daerah endemik kusta ? banyak faktornya antara lain lingkungan sosial ekonomi, sanitasi rumah, perilaku hidup sehat dan kepadatan jumlah penduduk. 

dr. Udeng mengatakan bahwa tantangan dalam mengeliminasi kusta ternyata tidak berhenti dari ketidaktersediaan dokter saja, melainkan stigma negatif yang masih ada di masyarakat, masih adanya kurang kesadaran penderita untuk memeriksakan diri ke puskesmas karena merasa takut dan malu dan masih ada kendara besar dalam pelacakan kusta di daerah.

 

Dua Narasumber Live Streaming Youtube Berita KBR
Dua Narasumber Live Streaming Youtube Berita KBR

Tantangan dalam mengelemina kusta 

Kurangnya distribusi dokter ke daerah terpencil dikarenakan belum adanya jaminan kesejahteraan, keamanan, kesehatan dan pendidikan bagi para dokter di daerah. Perlu adanya pelatihan atau workshop tentang kusta atau diadakan program pelatihan secara formal maupun informal, sehingga dokter bisa ikut aktif. 

Untuk usaha penguatan kapasitas tenaga kesehatan khususnya dokter harus sudah memiliki strategi yang telah dicanangkan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas seperti memperlakukan pasien kusta sesuai dengan kode etik. dr. Ardiansyah mengatakan perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan, karena dokter merupakan profesi yang belajarnya seumur hidup, melakukan kemitraan dengan pemerintah terkait kebijakan profesi dan memperdayakan masyarakat dengan cara mengedukasi agar dapat melakukan deteksi dini dengan menghapus stigma negatif kepada masyarakat 


Apakah bisa penderia kusta menggunakan fasilitas telemedicine ? 

Sangat bisa, oleh karena itu dokter yang memberi konsultasi dapat mengarahkan pasien ke fasilitas kesehatan bila terdapat tanda-tanda kusta. Dari pemeriksaan puskesmas pasien kusta diperiksa secara langsung, apakah ada kelainan kulit seperti bercak putih, mati rasa, ataupun gangguan fungsi syaraf. Bila sudah terjadi gejala seperti ini langsung ditangani. 

Nah … kita berharap jika semua pihak saling bersinergi, kemungkinan besar di tahun 2024 eliminasi kusta di Indonesia akan tercapai. Tidak hanya tereliminasi saja, akan tetapi bisa mencapai tiga zero program dari yayasan NLR Indonesia yaitu Zero transmission (menghilangkan transmisi), zero disability (mencegah terjadinya kecacatan), zero exclusion (menurunkan stigma). Sampai jumpa di liputan berikutnya.

 

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

No. Wa : 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com