Saturday, 15 July 2017

Merajut Swadaya Nusantara Apresiasi 50 Tahun Perjalanan Bina Swadaya

Bapak Bambang Imawan Pendiri Yayasan Bina Swadaya
Bina Swadaya adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang merupakan sebuah konsep pembangunan ekonomi dengan nilai-nilai sosial pada masyarakat. Sebagai apresiasi bapak Bambang Imawan pendiri Yayasan Bina Swadaya memberikan penghargaan “Trubus Kusala Swadaya 2017” kepada para pegiat Kewirausahaan Sosial dengan tema yang Muda yang Berkarya terdiri dari Kategori Kelompok, Kategori Penghargaan Khusus dan Kategori Individu.

Sabtu, 14 Juli 2017 bertempat di Auditorium Hotel Bidakara Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 71-73 Jakarta Selatan yang dihadiri oleh Bapak Sandiaga Salahuddin Uno di acara “Merajut Swadaya Nusantara”. Awal pembukaan Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya Bapak Prof. Dr. Paulus Wirutomo menyampaikan bahwa Bina swadaya bergerak di wirausaha sosial dan sebagai pemberdaya masyarakat harus berjiwa seniman dengan kreatifitas dan punya semangat eksplorasi.   


Bina Swadaya didirikan pada tanggal 24 Mei 1967, berarti sudah 50 tahun perjalanan Bina Swadaya menghadapi rintangan demi memajukan masyarakat desa. Di hari ulang tahun yang ke 50 ini Bina Swadaya telah menemukan terobosan baru di bidang digital media yaitu situs www.trubus.id , Bapak Bambang Imawan berharap semoga situs ini dapat memberikan informasi ke seluruh dunia yang dapat mengajak masyarakat ikut berkontribusi terhadap gerakan menjaga alam tetap hijau dan lestari agar dikenal sebagai The Green Digital sehingga dapat memajukan Indonesia.

Bapak Bambang Imawan mengatakan bahwa sejarah perjalanan Bina Swadaya berakar dari Ikatan Petani Pancasila yang merupakan bagian dari Gerakan Sosial Pancasila yang terdiri dari Organisasi Buruh, Petani, Nelayan, Usahawan dan Paramedis. Majalah trubus mengangkat tema yang dekat dengan kalangan petani sehingga menjadi sasaran awal dalam memajukan kesejahteraan rakyat, ucap Bambang Imawan

Tiba saatnya pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Bapak Imawan yang dilanjutkan dengan pengumuman penghargaan penerimaan Trubus Kusala Swadaya 2017 :
Virage Awi, Lodan Doe, Reka Agni Maharani, Hysteria 
     Kategori Kelompok diberikan kepada Virage Awi dari Indonesia Bamboo Community, Cimahi-Jawa Barat yang merupakan komunitas bergerak dalam melestarikan serta mempopulerkan bambu dengan hasil karya seperti alat musik angklung, bass, gitar dan drum.
kedua dimenangkan oleh Hysteria Komunitas anak muda dari Semarang yang telah melakukan inovasi program “Merawat Kampung” dengan melibatkan masyarakat dalam pemutaran film keliling kampung, melukis dan mengenal sejarah kampung.

Kategori Penghargaan Khusus diberikan kepada Lodan Doe dari Adonara – Flores Nusa Tenggara Timur, hasil karyanya memperdayakan perempuan dengan membentuk rumah inisiatif yang dapat memberi berbagai kegiatan seperti : arisan tenun, bangunan rumah dan mendirikan Swalayan Pekka Mart.

Kategori Individu diberikan kepada Reka Agni Maharani sebagai Pelaku Usaha Agroekologi Indonesia dari Sukabumi-Jawa Barat. Hasil karya Reka Agni memperdayakan perempuan di lingkungan sekitarnya untuk menghasilkan berbagai produk pertanian serta menerapkan agroekologi dengan konservasi tanah dan kultur yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Itulah 3 Kategori penghargaan yang diberikan oleh Yayasan Bina Swadaya kepada anak bangsa yang berusia 25 tahun  hingga 35 tahun yang mana tahun ini merupakan tahun kelima penghargaan digelar.

Blogger ISB yang Hadir di acara 50 thn Bina Swadaya

Pada usia 50 tahun ini Bina Swadaya telah mengeluarkan buku PALUGA "Hajat Setengah Abad" yang ditulis oleh Bapak Eka Budiatna lahir di Ngimbang – Lamongan pada tahun 1956. Buku ini tentang perjalanan pelayanan Bina Swadaya untuk menebar informasi kepada masyarakat. Semoga buku ini dapat bermanfaat dengan prinsip “Tut Wuri Handayani”   
  


Salam Blogger                                                                                          
Sumiyati Sapriasih
Telp : 089616613396
Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com


6 comments:

  1. Bina Swadaya benar2 mewadahi kreativitas generasi muda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mbak Ani, sehingga anak muda yang berkreatif bisa menuangkan karyanya di Bina Swadaya, Sukses Selalu buat trubus.id

      Delete
  2. terima kasih atas info yang diberikan.
    salam dari Adonara

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama bapak Kamilus Tupen, kita saling berbagi informasi untuk masyarakat, karena Bina Swadaya wadah kreativitas generasi muda

      Delete
  3. Aku paling suka pas bagian para pemenang menceritakan kisah mereka "membesarkan" usahanya :) Ada yang awal2nya dihina, ada yang mau diancam dibunuh seperti kak Bernadette, founder tenun lodan doe itu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Fitria tersentuh banget mendengarnya, perjuangan mereka membuahkan hasil, salut buat Bina Swadaya yang dapat mewadahi kreativitas anak bangsa

      Delete