Monday, 22 May 2017

Sosialisasi Transvaginal Pembuahan terhadap Kehamilan Bayi Tabung

Perkembangan Folikel Transvaginal
Perempuan belum sempurna jika belum melahirkan seorang anak, kenapa demikian? karena kodrat perempuan adalah mentruasi, menikah, melahirkan, mendidik  anak dan monopouse. Oleh karena itu Teratai Fertility klinik mengadakan acara tentang Talkshow for women health awareness yang berlokasi di Elbombon CafĂ© Gran Melia Hotel - Jakarta. Menghadirkan narasumber Dr. Harijanto, SpOG , Indri Boediharjo , Ega Shore dan Dr. Irsal Yan, SpOG.

Sebagai dokter ahli kandungan, Harijanto, SpOG mengatakan bahwa tahun 2000 data WHO terdapat 10% - 15% pasangan bermasalah pada gangguan kesuburan. Gangguan kesuburan dapat diketahui pada faktor wanita 40%, faktor pria 30%, faktor pria dan wanita 30%. Namun sangat disayangkan 80 juta pasangan di kawasan ASIA hanya 15% saja yang mendatangi klinik “Reproduksi” untuk konsultasi. Padahal wanita di usia 15 tahun – 40 tahun adalah masa usia subur. Akan tetapi gaya hidup yang modern dan kekinian membuat gangguan kesuburan terganggu akibat karena merokok, minum alkohol, obesitas, terlalu kurus, stress dan kurang olah raga.

Sebagai wanita menurut Indri Boediharjo selaku Head of Okky Modelling kita harus awareness dengan kesehatan, jaga pola makan, perbanyak sayur dan buah, olah raga kurang lebih 1 jam dalam 1 minggu 3x sehari dan melalukan diet yang dikontrol langsung oleh dokter gizi. Karena kesehatan merupakan hak anak dan cucu cucu kita mereka menginginkan ibunya sehat.
MC dan Narasuber Women Health Awareness
Lain lagi yang dilakukan oleh Ega Shore seorang vokalis music Jamaica dengan gelar Sarjana Sasta dan seorang pelatih renang, tentunya kegiatan yang dilakukan oleh Ega Shore cukup padat, namun dia dapat mengatasinya dengan rasa senang dihati dan pikiran yang sehat, banyak bersyukur, rileks, enjoy dan santai dalam menghadapi hidup ini.

Untuk berbicara mengenai kehamilan dan gangguan kesuburan Dr. Irsal Yan, SpOG bersosialisasi tentang Teknologi Reproduksi Berbantu yaitu “Kehamilan Bayi Tabung”. Bayi tabung pertama di Indonesia bernama Nugroho Karyanto lahir pada tanggal 2 Mei 1988 di Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita.

Tujuan Bayi Tabung yaitu membantu pasangan suami istri yang susah hamil dan tidak mungkin hamil atau sangat kecil kemungkinan hamil dengan cara lain yang lebih konvensional, agar terjadi kehamilan yang sehat, lahir dengan sehat pula dan dapat tumbuh-kembang dengan baik.
Ibu Alfita sedang berbagi cerita kehamilan bayi tabung
Dalam sosialisasi di acara Women Health Awareness, saya mewawancarai ibu Alfita dengan mengikuti kehamilan bayi tabung tahun 2010 yang menghasilkan anak bernama Naura.

Yuk … kita lihat tahapan kehamilan bayi tabung sebagai berikut :

Tahap Penjadwalan yaitu pengambilan sel telur (“ovum pick up”/OPU atau petik ovum/PO)
  • Jumlah folikel matang >/ 3
  • Diameter folikel >/18 mm
  • Injeksi hCG urin 5000 IU atau hCG rekombinan 250 IU 36 jam sebelum OPU/PO (GnRH a dan FSH injeksi dihentikan)
  • OPU dilakukan dengan pembiusan umum, memakai jarum khusus dipandu USG secara transvaginal.
Tahap Pembuahan :
  • Konvensional : mempertemukan 1 sel telur dengan 50.000 – 100.000 sperma dalam medium kultur sehingga dapat terjadi pembuahan alami.
  • ICSI (“intra cytoplasmic sperma injection”) : menyuntikkan 1 sperma langsung ke dalam 1 sel telur sehingga dapat terjadi pembuahan.

Embryo Transfer Hari Ke-3 (8 Sel)
Tahap Tandur Alih Embrio :
FIV : hari ke 2 (H+2)
ICSI : hari ke 3 (H+3)
Blastocyist : hari ke 5-6 (H+5-6)
Embrio : Maksimal 3 embrio

Transfer Embrio adalah prosedur menempatkan embrio yang tumbuh dalam medium kultur ke dalam rongga rahim.

setelah itu istirahat 30 menit, kemudian bisa aktifitas biasa. 

Panjang Fase Luteal (penguat dinding rahim) : diberikan rutin. 
Injeksi hcg 1500 IU pada H+4 dan H+7 pasca PO atau progesterone krim intra vagina (Crinone) tiap hari selama 15 hari.
Pemantauan Kehamilan Dini : H+16 (pasca OPU) kemudian tes kehamilan urine & hCG kuantitatif, H+35 (pasca OPU) kemudian USG (kantong kehamilan).  

Itulah sekelumit cerita dari ibu Alfita dengan kehamilan bayi tabung dan kini dia sedang mengandung anak yang ke 2. Jadi tidak ada pantang menyerah dalam menghadapi rumah tangga, walaupun satu diantara suami istri mengalami gangguan kesuburan, masih ada jalan lain untuk bisa mendapatkan keturunan yaitu anak penerus bangsa.

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi Klinik Teratai Gading, Rumah Sakit Gading Pluit Lantai 4, Jalan Boulevard Timur Raya - Kelapa Gading Jakarta Utara. atau hubungi no. telp : 021-45866063, 021-4521001 ext : 28433.    

Salam
Sumiyati Sapriasih
Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com
    

No comments:

Post a Comment