Monday, 1 August 2016

RS PREMIER : STROKE DAN TEKANAN DARAH TINGGI

Sabtu, 25 Juni 2016 yang berlokasi di Rumah Sakit Premier Jl. Raya Jatinegara Timur No.85-87 Jakarta mengadakan seminar awam dengan pembicara Dr. Sukono Djojoatmodjo, SpS.
Penyakit stroke dialami banyak orang dikarenakan faktor hypertensi, Diabetes dan Tekanan darah tinggi. 90 % konsumsi garam, merokok, banyak makan manis, kegemukan dan tidak aktif olah raga itu adalah faktor resiko pada hypertensi, oleh sebab itu biasakan setiap hari makan sehat seperti sayur dan buah.
Pemeriksaan jantung sejak dini sangat diperlukan karena tekanan darah tinggi tidak bisa dirasakan hanya bisa diukur. Jika Stages Of Hypertension diatas 160  maka gangguan fungsi otak akibat aliran darah yang tersumbat itu adalah STROKE, oleh sebab itu tubuh membutuhkan aktivitas rutin setiap hari dengan berolah raga seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, renang dll. 
Dari sumber data bahwa di Amerika Serikat penyakit Stroke dan Jantung banyak faktornya karena  :
52% Tidak aktif berolah raga
35 % Kegemukan
33,5 % Kolesterol
18 % Perokok
9 % Diabetes
29 % Tekanan Darah Tinggi
Kematian akibat hypertensi di tahun 2001 sudah mencapai 46.765 orang, sedangkan di  tahun 2011 berjumlah 65.123 orang. Untuk masyarakat waspadalah jika ada gejala : BEFAST { B = Balance (Kepala sering pusing), E = Eye penglihatan kurang jelas, F = Face muka mencong, A = Tangan susah digerakkan, S = Sering Kesemutan, T = Time } waktu jangan ditunda segera bawa kedokter. 

Salam Blogger
Sumiyati Sapriasih
Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

3 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Wah, bisa tahu event dari RS tersebut gimana caranya, Mba? Saya tiap hari lewat tapi suka nggak nangkep apa yang tertulis di spanduknya, hehehe...di medsos juga kayaknya jarang diposting. Padahal menarik-menarik ini materinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih Mbak Leila Niwanda sudah berkunjung dan berkomentar di rumah mayaku, event ini informasi dari #LiputanBlogger

      Delete