Monday, 6 March 2017

Batik Tulis Salah Satu Persembahan Expose Pariwisata Banyumas

Batik Tulis Salah Satu Expose Pariwisata Banyumas

Batik merupakan seni yang unik dan artistik yang ada di Indonesia, salah satunya yaitu motif Batik Tulis dan Batik Cap, warnanya pun sangat pekat dan tandas seperti motif lumbon, babon angrem, pring sedapur, jahe serimpang, kanthil dan lain sebagainya. Batik ini saya dapatkan ketika acara Expose Pariwisata dalam rangka Promosi Pariwisata di rumah makan Handayani Jl. Matraman Raya - Jakarta Timur.

Sebagai narasumber bapak Drs. Saptono Supriyanto dari Pemerintah Kabupaten Banyumas sebagai Kepala Dinas Pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata menjelaskan bahwa Banyumas merupakan bagian dari propinsi Jawa Tengah yang luas wilayahnya sudah mencapai 132.759,56 ha yang letaknya antara daratan dan pegunungan dengan i pembagian sebagai dataran tinggi untuk perkarangan dan pemukiman, sebagian lagi pegunungan untuk perkebunan dan hutan tropis terletak di lereng Gunung Slamet sebelah selatan, oleh sebab itu Banyumas terkenal dengan lokawisata Baturraden pada ketinggian 640 mtr diatas permukaan laut yang memiliki suhu udara 18-25 derajat Celcius. 

Destinasi wisata di propinsi Jawa Tengah merupakan salah satunya yang ada di Kabupaten Banyuman dan Puwokerto yang memiliki berbagai sarana penunjang pariwisata yang dapat dijangkau melalui : 
Stasiun kereta api : ada 2 pilihan stasiun keberangkatan yaitu dari stasiun Gambir kereta api executive, jika naik dari stasiun Senen kereta kelas bisnis dan ekonomi, harga tiket bervariasi antara Rp 67.000,- hingga Rp 300.000,-, lama perjalanan sekitar 6 jam jarak yang di tempuh.

Bus Angkutan Antar Propinsi dan Antar Kota : bisa dari terminal Pulo Gadung, terminal Rawamangun dan terminal Kampung rambutan dengan beberapa armada sepeti Pahala Kencana, Sinar Jaya dan Lorena, harga tiket bervariasi antara Rp 60.000,- hingga Rp 85.000,-,  lama berjalanan sekitar 8 jam jarak yang di tempuh.

Pesawat Udara : Untuk menggunakan pesawat ke Purwokertto belum bisa dijangkau, karena belum tersedianya lapangan udara, jika ingin naik pesawat landas di bandara Adisucipto Yogyakarta.

Kendaraan Pribadi : Jika ingin menggunakan kendaraan pribadi bisa melewati tol Cipali dengan jarak tempuh sekitar 8 jam.

Ke empat Narasumber Dalam Acara Expose Pariwisata
Drs. Saptono Supriyanto mengatakan bahwa tahun 2016 objek pariwisata Banyumas di targetkan sebanyak 1.150.000 pengunjung, namun diluar dugaan, bahwa pengunjung telah melebihan target mencapai 1.800.000 luar biasa... !!!. oleh sebab itu Banyumas bukan hanya terkenal dengan lokawisata Baturraden saja, namun masih banyak wisata yang belum diketahui masyarakat luas seperti :
  • Obyek wisata Pancuran Tujuh berjarak sekitar 2,5 km arah barat lokawisata Baturraden dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau kendaraan. Pancuran tujuh maksudnya adalah pancuran yang mempunyai tujuh buah pancuran yang terbentuk secara alami dengan sumber air panas yang bersuhu sekitar 70 derajat celcius dan banyak mengandung belerang sangat baik untuk therapy pengobatan sakit tulang, rheumatik dan penyakit. Kulit.
  • Obyek wisata Air Terjun Curug Gumawang yang memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan airnya sangat jernih karena aliran airnya langsung jatuh dari air mata air Gunung Slamet yang membentuk sebuah telaga kecil dibawahnya. Air terjun ini tempat atraksi anak-anak bermain dari puncak air terjun dan menyelam untuk mengambil uang logam yang dilemparkan kedalam air oleh pengunjung, permainan yang seru untuk anak-anak.
  • Obyek wisata Air Terjun Curug Cipendok mempunyai ketinggian sekitar 80 meter, terletak 25 km arah barat kota Purwokerto tepatnya dikecamatan Cilongok dan dapat dicapai dengan kendaraan dalam waktu 30 menit.
  • Obyek wisata Air Terjun Curug Ceheng memiliki ketinggian sekitar 30 meter terletak 11 km arah timur laut Purwokerto berada di kecamatan Sumbang.
Kartu Keringanan Biaya Masuk Okyek wisata Banyumas
Selain lokawisata Baturraden, Banyumas juga mempunyai Seni dan Budaya yang terkenal seperti :
  • Tari Lengger Banyumasan yang diperagakan oleh dua orang wanita atau lebih dengan diiringi alat musik calung dan seorang sinden. Dan Calung itu sendiri adalah musik tradisional dengan perangkat terbuat dari bambo wulung.
  • Wayang Kulit Gragag Banyumasan merupakan jenis pertunjukan wayang kulit dengan lakon yang disajikan dalam pementasan bersumber dari kitab suci Mahabarata dan Ramayana yang dipengaruhi oleh latar belakang budaya masyarakat Banyumas.
  • Kesenian Kenthongan yaitu seni musik yang sangat artistic dan dinamis, biasanya kentongan telah menjadi festival tahunan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Kuda Lumping yaitu tarian yang dibawakan dengan menggunakan kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu diiringi alat musik gamelan yang dipimpin oleh seorang dalang.
Untuk makanan khas Banyumas, biasanya wisatawan setelah mengunjungi objek wisata ingin membawa oleh-oleh atau souvenir seperti : Nopia, Getuk goreng, Soto Sokaraja, Kripik, Mendoan, Jenang Jaket, Sate Bebek dan aneka jajanan lainnya.  
 
Sumiyati Sapriasih & Belinda Kusumo
Tidak hanya di Jakarta loh ... yang mempunyai museum, di Banyumas pun ada 3 museum yang bisa dikunjungi selama berwisata antara lain :
  • Museum BRI merupakan satu-satunya museum perbankan di Indonesia yang terletak di Jalan R.A. Wiriatmadja pada tahun 1995.
  • Museum Jenderal Soedirman, museum ini berisi foto-foto dan relief yang menggambarkan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dari sejarah bangsa Indonesia dalam perang Kemerdekaan 1945.
  • Museum WayangSendang Mas yang terletakdi kecamatan Banyumas yang menyimpan berbagai koleksi wayang dan benda purbakala.

Bila anda ingin mengunjungi daerah Banyumas dapat menggunakan transportasi darat, yang dapat dilakukan dengan berbagai armada angkutan baik bus antar provinsi maupun bus antar kota yang menghubungkan kota-kota diseluruh pulau Jawa terutama tujuan Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Yogyakarta, maupun Semarang. Disamping melalui jasa bus juga dapat dicapai dengan alat transportasi Kereta Api dari berbagai arah di Pulau Jawa.

Yuk … kita expose objek pariwisata yang ada di Banyumas, kalau bukan kita siapa lagi?
      
Salam Blogger
Sumiyati Sapriasih
Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

  

2 comments:

  1. Aku blm pernah ke banyumas Mak sumi inginny kulineran n travel tempat2 yg blm prnh d kunjungi

    ReplyDelete
  2. Terima kasih mak Mutie Adnu sudah berkomentar disini, ayo ikutan lomba ini hadiahnya bisa halan-halan ke Banyumas, beneran loh :)

    ReplyDelete